Minggu, 20 Februari 2011

Suroboyo Sewu, Mulai Bergerak Dari Kampus Unair

http://www.suarasurabaya.net/v06/kelanakota/?id=4e3fd050b4a5fba44b45cba257211701201187677

17 Januari 2011, 12:44:00| Laporan J. Totok Sumarno
suarasurabaya.net| Gerakan Suroboyo Sewu yang berkeinginan menyentuh langsung pada persoalan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terlantar di luar negeri melalui aksi sosial menggalang dana dari masyarakat, untuk kemudian digunakan membantu kesulitan buruh migran tersebut, Senin (17/01) mulai bergerak dari kampus Unair Surabaya.

Sampai saat ini, ratusan buruh dan pekerja yang mengalami penderitaan dan terlantar diluar negeri diantaranya di Saudi Arabia, masih belum mendapat perhatian atau langkah-lagkah bantuan yang jelas dari pemerintah Republik Indonesia. Terbukti, nasib para buruh tersebut makin tidak jelas.

"Kami bersama dengan ratusan elemen masyarakat termasuk diantaranya berbagai LSM di beberapa kota di Indonesia, Senin (17/01) ini menggelar aksi sosial dengan penggalangan dana dari masyarakat melalu aksi Suroboyo Sewu. Kami akan bergerak dari kampus, kemudian juga keberbagai tempat lainnya," ujar SYAIFUL juru bicara Suroboyo Sewu, Senin (17/01).

Setelah sebelumnya dilansir dalam sebuah acara jumpa pers, Senin (17/01) para aktivis memulai aksi penggalangan dana dengan meminta pada masyarakat untuk menyisihkan uang seribu rupiah dalam rangka membantu penuntasan persoalan TKI yang terlantar diluar negeri, gerakan dimulai dari kampus Unair.

Dengan seremonial sederhana yang dilakukan para aktivis, beberapa diantara mereka mulai bergerak mendatangi kerumunan mahasiswa dan mahasiswi dikampus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, sembari membawa kardus bertuliskan Suroboyo Sewu.

"Saya pikir aksi semacam ini memang harus disikapi. Bukan sekedar memberikan uang seribu lalu selesai, tetapi sebagai mahasiswa sepertinya kita juga punya kewajiban moral untuk ikut membantu menuntaskan persoalan-persoalan seperti ini. Apapun bentuk bantuan itu. Karena ini persoalan kemanusiaan," ujar BIMA satu diantara mahasiswa Fisip Unair Surabaya saat ditemui suarasurabaya.net.

Dijadwalkan, aksi penggalangan dana untuk TKI terlantar serta yang sedang mengalami penderitaan akibat uah para majikan, pada awalnya akan bergerak dari kampus ke kampus. Untuk kemudian dilanjutkan dengan aksi penggalangan dana di sejumlah titik Kota Surabaya.

"Kita memang memulai aksi penggalangan dana dalam Suroboyo Sewu ini melalui kampus-kampus. Kemudian kita lanjutkan dengan aksi-aksi dibeberapa titik kota Surabaya. Dan nantinya, akan kita serahkan kepada beberapa pihak yang sebelumnya sudah mempersiapkan tim untuk berangkatlangsung ke Arab Saudi," tegas SYAIFUL saat berbincang dengan suarasurabaya.net, Senin (17/01).(tok)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar