| http://redaksikota.com/index.php?option=com_content&view=article&id=486:mahasiswa-unair-tolak-do-&catid=40:nasional&Itemid=92 | |
| Thursday, 14 October 2010 |
| Surabaya, Redkot Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga (FAM UNAIR) dikordinir Fikri melakukan aksi unjuk rasa menuntut penolakan dan pembataln DO terhadap para mahasiswa, di Kampus C UNAIR, Gedung Rektorat Jalan Mulyorejo. Mahasiswa menilai, saat ini, pendidikan masih dinilai sebagai sesuatu yang mahal karena hanya mampu dinikmati oleh kaum kapitalis. Sistem evaluasi di Unair menyebabkan adanya sistem degradasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair sehingga mahasiswa yang mengalami evaluasi mendapatkan 3 pilihan yaitu DO, mengundurkan diri atau degradasi (turun kasta ke D3). FAM menilai kebijakan tentang DO terhadap mahasiswa yang mengalami sistem evaluasi merupakan hal yang tidak rasional dan membodohkan, karena menyamakan dunia pendidikan seperti kompetisi sepak bola. Sementara itu, Humas Unair yang diwakili oleh Ni Nyoman Tri Puspaningsih mengatakan bahwa akibat adanya sistem evaluasi nilai menyebabkan DO tidak mungkin dibatalkan di Kampus Unair karena hal tersebut merupakan peraturan Kampus Unair yang terdapat di buku panduan mahasiswa. Mahasiswa juha melakukan aksi teatrikal berupa pelemparan uang ke muka mahasiswa dan pembakaran uang yang menggambarkan tentang mahasiswa yang menjadi korban sistem kapitalisme kampus Unair. Aksi ini merupakan aksi lanjutan yang sudah pernah dilakukan beberapakali sebelumnya dengan tuntutan yang sama. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar