http://www.antarajatim.com/lihat/berita/50673/mahasiswa-blokir-jalan-depan-unair-surabaya
Surabaya - Mahasiswa dari beberapa elemen memblokir jalan depan Kampus B Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dalam unjuk rasa yang dilakukannya, Selasa.
Aksi tersebut digelar dari rangkaian kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Surabaya selama tiga hari ini dalam rangka kunjungan kerjanya.
Unjuk rasa tersebut sempat diminta bubar oleh aparat keamanan karena tidak berizin. Namun para mahasiswa menolak dan tetap melakukan orasi dan membentangkan spanduk maupun poster. Mereka menolak kapitalisasi pendidikan, kesehatan, serta menolak privatisasi energi dan migas.
Awalnya aksi berjalan normal layaknya unjuk rasa pada umumnya. Namun situasi mendadak mencekam ketika polisi semakin gencar meminta agar aksi dibubarkan.
Bukannya bubar, mahasiswa malah bergerak dan terus melanjutkan aksinya. "Kami tidak akan bubar, mari kita lanjutkan," teriak salah seorang mahasiswa.
Kemudian, entah siapa yang mengawali, mahasiswa mulai membakar ban bekas di pertigaan Jalan Airlangga dan Jalan Dharmawangsa.
Aksi tersebut diikuti baku hantam dan lemparan batu ke arah aparat keamanan. Saat itu juga, situasi berubah mencekam dan banyak yang berlindung di belakang truk.
Tidak hanya itu saja, mahasiswa melakukan aksi duduk di jalan hingga membuat arus lalu lintas terhenti, baik yang mengarah ke Jalan Pucang maupun ke Jalan Prof. Dr. Moestopo.
Aksi tersebut digelar dari rangkaian kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Surabaya selama tiga hari ini dalam rangka kunjungan kerjanya.
Unjuk rasa tersebut sempat diminta bubar oleh aparat keamanan karena tidak berizin. Namun para mahasiswa menolak dan tetap melakukan orasi dan membentangkan spanduk maupun poster. Mereka menolak kapitalisasi pendidikan, kesehatan, serta menolak privatisasi energi dan migas.
Awalnya aksi berjalan normal layaknya unjuk rasa pada umumnya. Namun situasi mendadak mencekam ketika polisi semakin gencar meminta agar aksi dibubarkan.
Bukannya bubar, mahasiswa malah bergerak dan terus melanjutkan aksinya. "Kami tidak akan bubar, mari kita lanjutkan," teriak salah seorang mahasiswa.
Kemudian, entah siapa yang mengawali, mahasiswa mulai membakar ban bekas di pertigaan Jalan Airlangga dan Jalan Dharmawangsa.
Aksi tersebut diikuti baku hantam dan lemparan batu ke arah aparat keamanan. Saat itu juga, situasi berubah mencekam dan banyak yang berlindung di belakang truk.
Tidak hanya itu saja, mahasiswa melakukan aksi duduk di jalan hingga membuat arus lalu lintas terhenti, baik yang mengarah ke Jalan Pucang maupun ke Jalan Prof. Dr. Moestopo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar