Para aktivis meneriakkan masih tidak diperhatikannya pendidikan di negeri ini, yang mengakibatkan pendidikan di Indonesia menjadi sangat mahal dan menyulitkan banyak orang. Terutama masyarakat miskin.
Oleh karena itu, terkait peringatan Harkitnas 2011, para mahasiswa menyerukan agar pemerintah memberikan perhatian penuh pada rakyat misikin terkait dnegan persoalan pendidikan untuk memajukan generasi bangsa ini.
“Kalau pemerintah SBY hanya memperhatikan urusan kelompoknya sendiri, urusan kroni-kroninya sendiri, tanpa memperhatikan rakyat serta beaya pendidikan yang terus meningkat, itu sama artinya pemerintah tidak berpihak pada rakyatnya!!!” teriak ALBERT satu diantara koodinator aksi.
Puncaknya, puluhan mahasiswa FAM Unair yang tampil bertelanjang dada dan mencat tubuhnya dengan warna merah dan putih, menaiki patung Gubernur Suryo kemudian memasangkan bendera merah putih setengah tiang kemudian melakukan tabur bunga.
Puluhan mahasiswa itu kemudian membubarkan diri, serta kembali ketempat semula didahului dengan berdoa bersama, sebagai tanda berakhirnya aksi dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2011, Jumat (20/05) ini.(tok)
Teks foto:
-Aktivis FAM Unair Surabaya pasang bendera setengah tiang di patung Gubernur Suryo.
Foto: TOTOK suarausrabaya.net
Tidak ada komentar:
Posting Komentar