
Ini merupakan dokumentasi aksi FAM UNAIR dalam aksi Panggung Seni Keliling, Aksi simbolik pelepasan 500 balon, aksi simbolik ziarah ke makam W.R Supratman serta Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2011. Dengan isu pokok menolak liberalisasi dan Komersialisasi Pendidikan di Universitas Airlangga, serta dunia Pendidikan Indonesia pada umumnya..
Tanggung jawab kita semua sebenarnya bagaimana mengembalikan Unair menjadi Kampus Rakyat, sebagaimana dulu cita-cita pejuang kemerdekaan menasionalisasi NIAS dan STOVIT dari tangan Kolonial Belanda.. Tapi sayangnya hari ini dosen dan pejabat struktural Unair telah amnesia sejarah, lupa terhadap sejarah Universitas Airlangga ini.. Mereka hanya bungkam dan tunduk pada kekuasaan Neoliberalisme (penjajahan gaya baru), yang saat ini di Unair di wakili oleh ADB dan Bank Dunia..
Tanggung jawab kita semua sebenarnya bagaimana mengembalikan Unair menjadi Kampus Rakyat, sebagaimana dulu cita-cita pejuang kemerdekaan menasionalisasi NIAS dan STOVIT dari tangan Kolonial Belanda.. Tapi sayangnya hari ini dosen dan pejabat struktural Unair telah amnesia sejarah, lupa terhadap sejarah Universitas Airlangga ini.. Mereka hanya bungkam dan tunduk pada kekuasaan Neoliberalisme (penjajahan gaya baru), yang saat ini di Unair di wakili oleh ADB dan Bank Dunia..



































































































Tidak ada komentar:
Posting Komentar