Minggu, 20 Februari 2011

Polisi Lepaskan Tiga Mahasiswa yang di amankan

 http://us.surabaya.detik.com/read/2010/12/14/134338/1524415/466/polisi-lepaskan-tiga-mahasiswa-yang-diamankan

Selasa, 14/12/2010 13:43 WIB

Unjuk Rasa Tolak SBY

Polisi Lepaskan Tiga Mahasiswa yang Diamankan

Rois Jajeli - detikSurabaya


Tiga mahasiswa dibebaskan/Rois Jajeli 
 
Surabaya - Setelah 2 jam memblokir Jalan Airlangga dengan membakar ban dan kayu bekas, para mahasiswa akhirnya menghentikan aksinya. Hal itu dilakukan setelah tiga rekannya dibebaskan polisi.

Bebasnya tiga mahasiswa itu diketahui setelah polisi menyerahkan mereka ke polisi sekitar pukul 13.15 WIB. Mahasiswa yang sempat diamankan itu yakni Reza, Hernowo dan Rahmat Wahyudi. Mereka sebelumnya berunjuk rasa di depan kampus bersama GMNI dan elemen mahasiswa lainnya, menolak kedatangan SBY di Surabaya. Selain itu mereka menolak kapitalisasi pendidikan dan kesehatan. Mereka juga menolak privatisasi energi dan migas.

Dari ketiga mahasiswa yang diamankan, satu orang sudah dilepaskan terlebih dulu dan 2 mahasiswa lainnya sudah diserahkan langsung oleh Wakapolrestabes Surabaya AKBP Tomsi Tohir.

"Kami meminta teman kami dibebaskan dan bapak polisi meminta maaf langsung di depan teman-teman terkait penangkapan dan penembakan," kata salah satu mahasiswa peserta aksi, Hendrik di lokasi, Selasa (14/12/2010).

Permintaan itu langsung ditanggapi dengan Wakapolrestabes Surabaya, namun sebelum dilepaskan di tengah-tengah massa untuk berdialog. Beberapa saat kemudian, dua mahasiswa yang ditangkap langsung diserahkan ke teman-temannya.

Polisi pun meminta maaf yang disampaikan Wakapolrestabes Surabaya AKBP Tomsi Tohir, atas upaya yang dilakukan anak buahnya. "Saya sebagai Wakapolrestabes Surabaya meminta maaf dan kami berupaya lebih baik dalam menjalankan tugas," tuturnya.

Dia menjelaskan, upaya represif yang dilakukan anak buahnya sesuai dengan prosedur. Karena massa melakukan aksi bakar-bakar di tengah jalan dan mengganggu ketertiban umum. Terkait suara tembakan, pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut.

"Memang kita menangkap 3 orang, yang satu sudah kita lepaskan dan dua orang ini setelah kita mintai keterangan ternyata hanya membantu polisi memisah rekan-rekannya. Kami akan menyelidiki siapa yang melakukan penembakan dan anggota tetap stand by," tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar